Siapa sih yg saat ini tidak kenal dengan Youtube? Semua pasti kenal dan kebanyakan dari kita sering menonton video-video yg tersedia di Youtube. Saya sendiri sering mencari clip-clip lucu, video clip, atau trailer-trailer di Youtube. Dan setelah itu, video-video yang saya suka, biasanya saya simpan ke harddisk saya, agar bisa ditonton kembali dilain waktu.

Jika yg lain, seringnya menggunakan aplikasi bantuan untuk mendownload video2 dari youtube, saya lebih suka menggunakan command line (perintah baris). soalnya cara ini sangat mudah. gak percaya? yuk kita mulai!
Pertama, buka link Youtube pada video/clip yg ingin kalian download. Sementara video Youtube masih dalam proses streaming, buka aplikasi Terminal. Jalankan perintah:
$ lsof | grep -i flash | grep deleted
pada tampilan outputnya (keluaran) terlihat tulisan, misalnya seperti gambar diatas, yaitu:
plugin-co 3414 4829 wiryadi ....
.......
.......
dari tampilan itu, ingat angka yg pertama. misalnya contoh di atas adalah angka 3414. Dengan bekal angka itu, jalankan perintah
$ cd /proc/3414/fd/
Setelah dari dalam direktori tersebut, lihat isinya dengan menjalankan perintah:
$ ls -l | grep deleted
Keluarannya akan memperlihatkan semacam file link, misalnya dari gambar di atas adalah file 16 yg nge-link ke /tmp/FlashXX5ZxD8L
Nah, file 16 itu lah video Youtube. Copy file 16 tersebut ke direktori lain yg dinginkan, misalnya letakkan ke direktori Home. Jangan lupa tambahkan ekstension FLV ke file tersebut.
Misalnya, dari bernama 16 menjadi 16.flv.
Selesai, proses mendownload video Youtube selesai.
UPDATE:
Untuk cara yang jauh lebih mudah, bisa menggunakan aplikasi Clipgrab. Selain Youtube, Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk mendownload video-video dari Vimeo, Dailymotion, dan lain2nya.
Clipgrab yang sudah tersedia diberbagai distro Linux. Informasinya bisa dilihat pada situsnya: http://clipgrab.de/en
Baca selengkapnya....
Konfigurasi USB Modem 3G udah gak sesusah sebelumnya. Bahkan langkah2nya udah gak serumit posting yang udah aku tulis sebelumnya. Jadi, lupakan posting saya yang sebelumnya, sekarang kita lakukan konfigurasinya dengan 2 langkah mudah.
Sebelumnya, setiap distro modern saat ini sudah dilengkapi paket usb_modeswith (atau usb-modeswitch untuk pengguna distro berbasis Debian seperti: Ubuntu, SimplyMEPIS, dan Mint). jadi, besar kemungkinan USB Modem 3G Anda sudah langsung berfungsi di Linux Anda. Namun, jika tidak, Anda bisa melakukan 2 langkah mudah di bawah ini:
Langkah Pertama:
Download paket usb_modeswicth versi terbaru dari situs resminya: http://www.draisberghof.de/usb_modeswitch/. Cari di bagian Download, saat tulisan ini dibuat versi terbarunya adalah usb-modeswitch-1.1.1.tar.bz2. Simpan paket usb-modeswitch di dalam directory Home Anda.
Langkah Kedua:
Buka program Terminal, kemudian jalankan langkah2 perintah:
$ tar xjvf usb-modeswitch-1.1.1.tar.bz2
$ cd usb-modeswitch-1.1.1
$ sudo make install
Nah, sekarang USB Modem 3G Anda sudah bisa dikenali dan berfungsi dengan baik. Sekarang Anda tinggal mengkonfigurasi koneksi Internet Anda. Mudah bukan! Selamat mencoba.
UPDATE:
Versi2 Linux terkini sudah mengikutsertakan usb_modeswitch, sehingga jadi lebih mudah digunakan.
Baca selengkapnya....
Ubuntu merupakan distro Linux paling popular menurut situs DistroWatch. Dan nama Ubuntu bahkan sudah sangat dikenal, walaupun oleh orang-orang yang belum mencobanya sama sekali. Dan ketika ditanya mengenai Linux, nama Ubuntu bahkan lebih sering disebut pertama kali.
Kehadiran Ubuntu setiap enam (6) bulan sekali dan penamaan versinya ditulis berdasarkan bulan rilisnya, seperti: Ubuntu 8.04 (rilis tahun 2008 bulan 04) dan Ubuntu 9.10 (rilis tahun 2009 bulan 10). Dan seperti hal-hal lainnya, setiap kehadiran versi terbaru, banyak fitur yang ditawarkan, tapi lebih banyak lagi harapan yang diminta penggunanya. Namun, dalam hal ini aku tidak ingin menyebutkan fitur-fitur apa aja yang ditawarkan. Kamu bisa membacanya dari situs-situs lain yang membahas Ubuntu 9.10 ini.
Satu fitur yang (anehnya) hilang dari Ubuntu 9.10 adalah pengenalan modem 3g. Padahal, pada versi sebelumnya, Ubuntu 9.04, modem 3g langsung dikenali dan langsung dapat digunakan untuk koneksi Internet. Walaupun aku rada terganggu dengan notifikasi-notifikasi deteksi modem 3g yang selalu muncul, walaupun padahal sebelumnya sudah dikonfigurasi.
Nah, di versi terbaru ini, modem 3g kembali dikenali sebagai storage USB alias flash disk, bukannya sebagai modem 3g. Agar, modem 3g ini kembali dikenali sebagai modem 3g, kamu bisa melakukan langkah-langkah seperti yang sudah aku bahas pada blog aku sebelumnya.
Btw, kalo ada berita pasti soal BUG ini, akan aku coba bahas di part 2. ;)
Baca selengkapnya....
Sebenarnya sudah lama saya ingin membuat artikel ini, namun karena banyaknya artikel serupa membuat saya menunda-nunda penulisan. karena, menurut saya, buat apa menulis hal yang sama, padahal hal yang sama sudah banyak dibahas di berbagai blog di Internet. Dan salah satu kelebihan blog-blog Indonesia adalah menulis hal-hal yang sama, bahkan hanya mengartikan artikel orang lain, tanpa menuliskan referensi... *sighs*
Sayangnya, modem-modem 3G yang ditawarkan tidak ada, setidaknya hingga tulisan ini dibuat, belum ada operator yang menyertakan panduan penggunaannya di Linux/Unix. INI DISKRIMINASI!!
Nah, proses yang bisa dilakukan:
*Sebelumnya, dalam artikel ini, modem 3G yang saya gunakan adalah ZTE MF622 dari Indosat M2.*
Pastikan sistem Linux Anda sudah terinstalasi paket libusb-devel atau libusb-dev untuk pengguna berbasis Debian (seperti Ubuntu, SimplyMEPIS, Freespire, dll).
Download paket usb_modeswitch melalui situs resminya di http://www.draisberghof.de/usb_modeswitch/ atau download langsung DI SINI
Paket ini berfungsi men-disable fungsi storage pada modem 3G, kemudian mengaktifkan fungsi modem. Pada saat tulisan ini dibuat, versi paket usb_modeswitch yang terbaru adalah usb_modeswitch-0.9.6.
Setelah paket tersebut didownload, melalui Terminal/Command Line, lakukan langkah-langkah:
Masuk ke direktori tempat paket usb_modeswitch didownload, ekstrak paket usb_modeswitch-0.9.6.tar.bz2 dengan:
# tar xjvf usb_modeswitch-0.9.6.tar.bz2
Masuk ke direktori hasil ekstraksi
# cd usb_modeswitch-0.9.6/
Lakukan kompilasi agar binary "usb_modeswitch" sesuai dengan arsitektur sistem Linux yang kita gunakan.
# ./compile.sh
Copy file binary "usb_modeswitch" hasil kompilasi barusan ke direktori /sbin
# cp usb_modeswitch /sbin/
Sekarang, edit file "usb_modeswitch.conf" yang ada di dalam direktori yang sama. Carilah bagian yang sesuai dengan merk dan tipe modem 3G yang Anda gunakan. Misalnya, saya menggunakan ZTE MF622, maka, di dalam file "usb_modeswitch.conf" Anda akan menemukan bagian:
########################################################
# ZTE MF622 (aka "Onda MDC502HS")
#
# Contributor: "andylog"
;DefaultVendor= 0x19d2
;DefaultProduct= 0x2000
;TargetVendor= 0x19d2
;TargetProduct= 0x0002
;MessageEndpoint=0x04
;MessageContent="55534243f8f993882000000080000a85010101180101010101000000000000"
Hilangkan tanda ";" di setiap baris tersebut untuk mengaktifkan modem 3G Anda, sehingga menjadi
########################################################
# ZTE MF622 (aka "Onda MDC502HS")
#
# Contributor: "andylog"
DefaultVendor= 0x19d2
DefaultProduct= 0x2000
TargetVendor= 0x19d2
TargetProduct= 0x0002
MessageEndpoint=0x04
MessageContent="55534243f8f993882000000080000a85010101180101010101000000000000"
Simpan file tersebut, lalu copy file konfigurasi "usb_modeswitch.conf" ke direktori /etc
# cp usb_modeswitch.conf /etc/
Sekarang, buatlah file text yang berisi:
#!/bin/sh
sh -c "sleep 4; /sbin/usb_modeswitch" &
exit 0
Simpan file tersebut dengan nama "mydevice_switch.sh" dan simpan dalam direktori /sbin
Ubah atribut file mydevice_switch.sh tersebut agar bisa dieksekusi dengan perintah:
# chmod +x /sbin/mydevice_switch.sh
Selanjutnya, kembali buat file teks yang berisi:
ACTION!="add", GOTO="ZTE_End"
# Is this the ZeroCD device?
SUBSYSTEM=="usb", SYSFS{idProduct}=="2000",
SYSFS{idVendor}=="19d2", GOTO="ZTE_ZeroCD"
# Is this the actual modem?
SUBSYSTEM=="usb", SYSFS{idProduct}=="0001",
SYSFS{idVendor}=="19d2", GOTO="ZTE_Modem"
LABEL="ZTE_ZeroCD"
# This is the ZeroCD part of the card, remove
# the usb_storage kernel module so
# it does not get treated like a storage device
RUN+="/sbin/mydevice_switch.sh"
LABEL="ZTE_Modem"
# This is the Modem part of the card, let's
# load usbserial with the correct vendor
# and product ID's so we get our usb serial devices
RUN+="/sbin/modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0x0001",
# Make users belonging to the dialout group
# able to use the usb serial devices.
MODE="660", GROUP="dialout"
LABEL="ZTE_End"
Simpan file tersebut dengan nama "15-zte-mf622.rules" dan simpan ke dalam direktori /etc/udev/rules.d.
Atau, jika Anda malas membuat kedua file "mydevice_switch.sh" dan "15-zte-mf622.rules" tersebut, Anda bisa lebih cepat dengan mendonwload [[ FILE zte-mf622.tar.bz2 INI ]].
Setelah file tersebut didownload, dalam direktori yang sama, jalankan perintah:
# tar xjvf zte-mf622.tar.bz2 -C /
Sekarang, kita memasuki tahap terakhir. Yaitu, konfigurasi tool koneksi yang akan digunakan.
Saya sendiri menyukai menggunakan tool koneksi wvdial, karena saya rasa tool ini lebih mudah dan simpel.
Pertama, pastikan paket wvdial sudah terintalasi di sistem Linux Anda. Kemudian, edit file "wvdial.conf" yang terdapat dalam direktori /etc.
Tambahkan pada bagian akhir, baris-baris:
[Dialer im2]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
Init3 = AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
Baud = 460800
Modem Type = USB Modem
Stupid mode = yes
Modem = /dev/ttyUSB0
Phone = *99#
ISDN = 0
Username = XXXXX
Password = YYYYY
*Ganti bagian "XXXXX" dan "YYYYY" sesuai dengan info koneksi Anda. Terakhir, simpan file tersebut.
Dan langkah-langkah proses konfigurasi modem 3G Anda sudah selesai. Sekarang Anda bisa melakukan koneksi dengan memasang modem 3G Anda ke port USB, tunggu hingga 4 detik, hingga lampu indikator modem Anda berkedip, kemudian jalankan perintah:
# wvdial im2
Setelah keluaran seperti pada gambar di bawah ini

Anda sudah siap berselancar di dunia Internet. :)
Baca selengkapnya....
